iklan banner

Jumat, 13 Juli 2018

MANUSIA DAN PANDANGAN HIDUP

MANUSIA DAN PANDANGAN HIDUP 

Pengertian pandangan hidup adalah suatu hal yang dijadikan sebagai pedoman hidup, dimana dengan aturan aturan yang di buat untuk mencapai yang di cita citakan. Pancasila sebagai pandangan hidup merupakan sarana ampuh untuk mempersatukan bangsa Indonesia dan memberi petunjuk dalam mencapai kesejahteraan dan kebahagiaan lahir dan batin dalam masyarakat kita yang beraneka ragam sifatnya.Contoh Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa Indonesia adalah jati diri dan kepribadian bangsa antara lain dengan dintunjukan bahwa generasi penerus bangsa dapat memperkaya nilai-nilai Pancasila.
MANUSIA DAN PANDANGAN HIDUP

salah satu pandangan hidup
sebagai bangsa indonesia kita harus saling menghormati antar pemeluk agama yang satu dengan agama yang lain, menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan untuk menuju masyarakat yang adil dan saling hormat-menghormati agar tercipta ketentraman dalam kehidupan bernegara, menyadari bahwa indonesia itu terdiri dari berbagai macam suku,  bahasa yang tergabung dalam satu kesatuan yang utuh, dalam segala masalah kita harus mengedepankan sifat bermusyawarah untuk bermufakat dalam rangka mencapai negara yang adil dan sejahtera

MANUSIA DAN KEGELISAHAN

MANUSIA DAN KEGELISAHAN

Dalam kbbi ke gelisahan di artikan sebagai suatu keadaaan yang tidak tentram,selalu merasa khawatir,tidak tenang,cemas.

MANUSIA DAN KEGELISAHAN 
Manusia suatu saat dalam hidupnya akan mengalami kegelisah.
Kegelisahan selalu menunjukan kepada suasana negatif atau ketidak sempurnaan, tetapi mempunyai harapan. Dikatakan negatif atau ketidaksempurnaan karena menyentuh nilai –nilai kemanusiaan yang menimbulkan kerugian.

Penyebeb kegelisahan dapat pula dikatakan akibat mempunyai kemampuan untuk membaca dunia dan mengetahui misteri kehidupan. Kehidupan ini yang menyebabkan mereka gelisah. Mereka sendiri tidak tahu mengapa mereka gelisah, mereka hidupnya kosong dan tidak mempunyai arti. Orang yang tidak mempunyai dasar dalam menjalankan tugas (hidup), sering ditimpa kegelisahan. Kegelisahan yang demikian sifatnya abstrak sehingga disebut kegelisan murni, yaitu merasa gelisah tanpa mengetahui apa kegelisahannya, seolah-olah tanpa sebab.

Ini berbeda dengan kegelisahan “terapan” yang terjadi dalam peristiwa kehidupan sehari-hari, seperti kegelisahan karena anaknya  sampaimalam belum pulang, orang tua yang sakit keras, istrinya yang sedang melahirkan, diasingkan oleh orang-orang sekitarnya, melakukan perbuatan dosa yang ditentang nuraninya, dan sebagainya.

Alasan mendasar mengapa manusia gelisah ialah karena manusia memiliki hati dan perasaan. Bentuk kegelisahannya berupa keterasingan, kesepian, dan ketidakpastian. Perasaan-perasaan semacam ini silih berganti dengan kebahagiaan, kegembiraan dalam kehidupan manusia. Persaan seseorang yang sedang gelisah, ialah hatinya tidak tenteram, merasa khawatir, cemas, takut, jijik dan sebagainya.

Kamis, 31 Mei 2018

PENGERTIAN MANUSIA DAN KESUSASTRAAN

 PENGERTIAN MANUSIA DAN KESUSASTRAAN



Ilmu Budaya Dasar mengajarkan konsep-konsep kehidupan dan budaya manusia. Sedangkan kesusastraan merupakan cabang seni yang menggunakan bahasa sebagai medium atau secara sederhana dapat diartikan sebagai semua yang berkaitan dengan tulisan yang indah. Atau bisa diartikan kesusastraan disini berfungsi sebagai penguraian konflik untuk mencapai hasil yang indah dan yang diinginkan, kesusastraan memberi pencerahan atau jalan keluar atas konflik-konflik yang berhubungan dengn konsep-konsep kehidupan dan budaya manusia.
Bahasa atau sastra merupakan bagian dari kebudayaan atau bisa diartikan sebagai bentuk usaha manusia untuk mengungkapkan perasaam dan pikirannya melalui bahasa manusia. Hubungan antara sastra dan kebudayaan saling terkait satu sama lain dimana bahasa berada diruang lingkup kebudayaan. Sastra dan kebudayaan merupakan dua sistem yang melekat pada diri manusia. Jika kebudayaan mengatur interaksi manusia di masyarakat maka sastra berfungsi sebagai sarana atau media agar interaksi manusia dapat berlangsung sebagaimana mestinya. Sastra dan kebudayaan sangat erat hubungannya dengan Ilmu Budaya Dasar karena Ilmu Budaya Dasar mempelajari sastra dan kebudayaan.
MANUSIA DAN KESUSASTRAAN
Sastra dan seni juga memiliki objek yang sama yaitu manusia keduanya mempelajari hubungan antar manusia. Setiap manusia pasti hidup dengan seni bisa dibayangkan jika manusia hidup
tanpa seni manusia tidak akan bisa mengekspresikan perasaan dan pikiran mereka dan ini tentunya akan membuat manusia tidak bisa berinteraksi dengan lingkungan sekitarnya dan bahkan manusia bisa mengalamai gangguan psikologis.
Udah tau kan sekarang apa dan maksud dari konsep ilmu budaya dasar dalam kesustraan? semoga setelah kalian paham dan mengerti, apa yang ada di blog saya ini bisa anda terapkan dalam kehidupan sehari hari, sekian dan terimakasih.

PENGERTIAN MANUSIA DAN KEBUDAYAAN


PENGERTIAN MANUSIA DAN KEBUDAYAAN



Manusia dan kebudayaan merupakan salah satu ikatan yang tak bisa dipisahkan dalam kehidupan ini. Manusia sebagai makhluk Tuhan yang paling sempurna menciptakan kebudayaan mereka sendiri dan melestarikannya secara turun menurun. Budaya tercipta dari kegiatan sehari hari dan juga dari kejadian – kejadian yang sudah diatur oleh Yang Maha Kuasa.
REOG PONOROGO

Kebudayaan berasal dari kata budaya yang berarti hal-hal yang berkaitan dengan budi dan akal manusia. Definisi Kebudyaan itu sendiri adalah sesuatu yang akan mempengaruhi tingkat pengetahuan dan meliputi sistem ide atau gagasan yang terdapat dalam pikiran manusia, sehingga dalam kehidupan sehari-hari, kebudayaan itu bersifat abstrak. Namun kebudayaan juga dapat kita nikmati dengan panca indera kita. Lagu, tari, dan bahasa merupakan salah satu bentuk kebudayaan yang dapat kita rasakan.

Secara sederhana hubungan antara manusia dengan kebudayaan ketika manusia sebagai perilaku kebudayaan,dan kebudayaan tersebut merupakan objek yang dilaksanakan sehari-hari oleh manusia

Di dunia sosiologi manusia dengan kebudayaan dinilai sebagai dwitunggal,maksudnya walaupun keduanya berbeda tetapi merupakan satu kesatuan yang butuh,ketika manusia menciptakan kebudayaan,dan kebudayaan itu tercipta oleh manusia.



Contoh-Contoh Hubungan Antara Manusia dengan Kebudayaan         


1) Kebudayaan-kebudayaan khusus atas dasar faktor kedaerahan


Contoh: Adat-istiadat melamar di Lampung dan Minangkabau. Di Minangkabau biasanya pihak permpuan yang melamar sedangkan di Lampung, pihak laki-laki yang melamar.

2) Cara hidup di kota dan di desa yang berbeda ( urban dan rural ways of life)


Contoh: Perbedaan anak yang dibesarkan di kota dengan seorang anak yang dibesarkan di desa. Anak kota bersikap lebih terbuka dan berani untuk menonjolkan diri di antara teman-temannya sedangkan seorang anak desa lebih mempunyai sikap percaya pada diri sendiri dan sikap menilai ( sense of value )


3) Kebudayaan-kebudayaan khusus kelas sosial


Di masyarakat dapat dijumpai lapisan sosial yang kita kenal, ada lapisan sosial tinggi, rendah dan menengah. Misalnya cara berpakaian, etiket, pergaulan, bahasa sehari-hari dan cara mengisi waktu senggang. Masing-masing kelas mempunyai kebudayaan yang tidak sama, menghasilkan kepribadian yang tersendiri pula pada setiap individu.


4) Kebudayaan khusus atas dasar agama


Adanya berbagai masalah di dalam satu agama pun melahirkan kepribadian yang berbeda-beda di kalangan umatnya.


5) Kebudayaan berdasarkan profesi

Misalnya: kepribadian seorang dokter berbeda dengan kepribadian seorang pengacara dan itu semua berpengaruh pada suasana kekeluargaan dan cara mereka bergaul. Contoh lain seorang militer mempunyai kepribadian yang sangat erat hubungan dengan tugas-tugasnya. Keluarganya juga sudah biasa berpindah tempat tinggal.

MANUSIA DAN CINTA KASIH

PENGERTIAN MANUSIA DAN CINTA KASIH

Menurut Kamus Umum Bahasa Indonesia Karya W.J.S Poerwadarminta, cinta adalah rasa sangat suka (kepada) atau (rasa) sayang (kepada), ataupun (rasa) sangat kasih atau sangat tertarik hatinya. Sedangkan kata kasih artinya perasaan sayang dan cinta kepada atau menaruh belas kasihan. Dengan demikian arti cinta dan kasih hampir sama, sehingga kata kasih memperkuat rasa cinta. Karena itu cinta kasih dapat diartikan sebagai perasaan suka (sayang) kepada seseorang yang disertai dengan menaruh belas kasihan.
Walaupun cinta kasih mengandung arti yang sama, namun terdapat perbedaannya cinta lebih mengandung pengertian mendalamnya rasa, sedangkan kasih lebih keluarnya; dengan kata lain bersumber dari cinta yang mendalam itulah kasih dapat diwujutkan secara nyata.
Dalam bukunya seni mencinta, Erich Fromm menyebutkan, bahwa cinta itu terutama memberikan, bukan menerima. Dan memberi merupakan yang paling tinggi dari kemampan. Yang paling penting dalam memberikan ialah hal-hal yang bersifat manusiawi, bukan materi. Didalam cinta mempunyai unsur-unsur yaitu adalah sebagai berikut :
MANUSIA DAN CINTA KASIH
1.       Pengasuhan
pengasuhan contoh yang paling menonjol adalah cinta seorang ibu pada anaknya, bagaimana seorang ibu dengan rasa cinta kasihnya mengasuh anaknya denga sepenuh hati.                    
 2.       tanggung jawab
tanggung jawab dalam arti yang benar adalah sesuatu tindakan yang sama sekali suka rela yang dalam kasus hubungan ibu dan anak bayinya menunjukan penyelenggaraan atas hubungan fisik
3.       perhatian dan pengenalan
perhatian yang berarti memperhatikan bahwa pribadi lain itu hendaknya berkembang dan membuka diri sebagaimana adanya. Sedangkan untuk pengenalan adalah keinginan untuk mengetahui rasa manusia. Dengan ke empat unsure tersebut, yaitu pengusaha, tanggung jawab, perhatian dan pengenalan, suatu cinta dapat dibina secara lebih baik.
Pengertian tentang cinta dikemukakan juga oleh DR Sarlito W. Sarwono. Dikatakannya bahwa cinta memiliki tiga unsur yaitu
1. keterkaitan


Yang dimaksud dengan keterkaitan adalah adanya perasaan untuk hanya bersama dia, segala prioritas untuk dia, tidak mau pergi dengan orang lain kecuali dengan dia,. Kalau janji dengan dia harus ditepati, ada uang sedikit beli oleh-oleh untuk dia
2. keintiman.
Unsur  yang kedua adalah keintiman, yaitu adanya kebiasaan-kebiasaan dan tingkah laku yang menunjukan bahwa antara anda denga dia sudah tidak ada jarak lagi. Panggilan-panggilan formal seperti bapak, ibu, sodara digantikan dengan sekedar memanggil nama atau sebutan saying dan sebagainya. Makan minum dari satu piring-cangkir tanpa rasa risi,pinjam  emminjam baju, saling memakai uang tanpa rasa berhutang, tidak saling menyimpan rahasia dan lain-lainnya.
 3. Kemesraan
Kemesraan adalah rasa ingan membelai atau dibelai, rasa kangen kalau jau atau lama tidak bertemu, adanya ucapan-ucapan yang mengungkapkan rasa saying, dan seterusnya. Untuk lebih jelasnya perhatikan gambar berikut yang menunjukan segitiga cinta.
Tingkatan cinta tersebut diatas adalah berdasarkan firmn Alloh dalam surah At-Taubah ayat 24 yang artinya :”Katakanlah : jika bapak-bapak, anak-anak, saudara-saudara, istri-istri keluargamu, harta kekayaan yang kamu usahakan, perniagaan yang kamu khawatirkan kerugiannya, dan rumah-rumah tempat tinggal yang kamu sukai; adalah lebih kamu cintai dari pada Allah dan Rasulnya dan berjihad di jalannya,maka tunggulah sampai Allah mendatangkan keputusannya. Dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang fasik.”
1. Cinta tingkat tinggi adalah cinta kepada Allah, Rasulullah dan berjihad di jalan Allah.
2. Cinta tingkat menengahh adalah cinta kepada orang tua, anak, saudara, istri/suami dan kerabat.
3. Cinta tingkat terendah adalah cinta yang lebih mengutamakan cinta keluarga, kerabat, harta, dan tempat tinggal.
Cinta Menurut Ajaran Agama
1. Cinta Diri : Cinta Diri erat kaitannya dengan dorongan menjaga diri. Al-Qur’an telah mengungkpkan cinta alamiah manusia terhadap dirinya sendiri ini, kecenderungannya untuk menuntut segala sesuatu yang bermanfaat dan berguna bagi dirinya, dan menghindari diri dari segala sesuatu yang membahayakan kesalahan dirinya, melalui ucapan Nabi Muhammd SAW, bahwa seandainya beliau mengetahui hal-hl gaib, tentu beliau akan memperbanyak hal-hal yang baik bagi dirinya dan menjauhkan dirinya dari segala keburukan.
2. Cinta Kepada Sesama Manusia : Agar manusia dapat hidup dengan penuh keserasian dan keharmonisan dengan manusia lainnya, tidak boleh tidak ia harus membatasi cintanya pada diri sendiri dan egoismenya. Allah ketika member isyarat tentang kecintaan manusia pada dirinya sendiri, seperti yang tampak pada keluh kesahnya apabila ia tertimpa kesusahan dan usahanya yang terus menurus untuk memperoleh kebaikan serta kebakhilannya dalam memberikan sebagian karunia yang diperolehnya, setelah itu Allah langsung memberi pujian kepada orang-orang yang berusaha untuk tidak berlebih-lebihan dalam cintanya kepada diri sendiri dan melepaskan diri dari gejala-gejala itu.
3. Cinta Seksual : Cinta erat kaitannya dengan dorongan seksual. Sebab ialah yang bekerja dalam melestarikan kasih sayang, keserasian, dan kerjasama ntara suami dan istri. Ia merupakan factor yang primer bagi kelangsungan hidup keluarga :
“Dan diantara tanda-tanda kekuasaannya ialah dia menciptakan untukmu istri-istri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tentram kepadanya, dan dijadikannya di antaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi yang berpikir. QS, Ar-Rum, 30:21). Dorongan seksual melakukan suatu fungsi penting, yaitu melahirkan keturunan demi kelangsungan jenis. Lewat dorongan seksual terbentuk keluarga.